insights.

  • kkagd

Pernahkah anda menyadari bahwa imbalan kerja jenisnya banyak sekali dan variasi antar perusahaan juga sangat luas.


Berdasarkan sifatnya imbalan kerja dibedakan antara wajib dan tidak wajib/tambahan.


Employee benefit yang wajib antara lain BPJS Ketenagakerjaan berupa jaminan pensiun dan jaminan hari tua dan BPJS Kesehatan. Lalu ada hak cuti yang biasanya diberikan satu hari dalam satu bulan sehingga dalam IEsetahun minimal ada 12 hari cuti.


Sementara imbalan kerja tambahan contohnya asuransi kesehatan dan program pensiun yang diselenggarakan perusahaan. Betul, program pensiun di Indonesia masih merupakan program tambahan dan bersifat sukarela berdasarkan UU No. 11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun.


Demikian pula halnya dengan program asuransi Kesehatan yang dikelola asuransi atau perusahaan, bukan merupakan program yang wajib sehingga tidak selalu diberikan kepada karyawan, terutama pada perusahaan-perusahaan kecil/UKM.


Dari dimensi waktunya, imbalan kerja dibedakan antara jangka pendek dan jangka panjang. Yang dimaksud jangka pendek di sini adalah manfaat yang dapat dinikmati dalam waktu 12 bulan. Program pensiun merupakan imbalan kerja jangka Panjang, karena manfaat yang diterima paling cepat saat kita memasuki usia pensiun. Di sisi lain, hak cuti dan program Kesehatan merupakan imbalan kerja yang dapat segera digunakan tanpa menunggu terlalu lama jika memang diperlukan.


Kemudian dari sumber pendanaannya-nya, imbalan kerja dapat didanai sepenuhnya oleh perusahaan atau karyawan juga dapat turut memiliki andil dalam pendanaan program tersebut. Baik program pensiun maupun kesehatan mengenal mekanisme yang dapat mensyaratkan karyawan turut mendanai program imbalan kerja.


Pengaturan imbalan kerja biasanya melalui suatu Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama di mana banyak menggunakan referensi dari Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003 termasuk didalamnya ketentuan mengenai manfaat pesangon.


Setelah memahami kategori klasifikasi imbalan kerja ini, tentunya akan lebih mudah memahami biaya dan tingkat manfaat yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya.


Nah pertanyaannya sekarang, apakah anda perusahaan anda memberikan manfaat tambahan ?


Mengapa perusahaan perlu memberikan manfaat tambahan ?




Business photo created by senivpetro - www.freepik.com

192 views0 comments
  • kkagd

Updated: Jun 24, 2020


KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan akan mengadakan Webinar dengan tema "PSAK 24 101 - Memahami bagaimana kewajiban dan beban imbalan kerja diakui".


Webinar akan diadakan pada tanggal 29 Juni 2020, pukul 15.00 - 17.00 melalui aplikasi Zoom (link Zoom akan diberikan setelah melakukan registrasi).


Webinar ini ditujukan untuk praktisi di bidang HR, Finance atau Accounting.


Webinar akan dibawakan oleh I Gde Eka Sarmaja, FSAI (Pemimpin Kantor KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan) bersama dengan Michael Djumadi, FSAI (Rekan Aktuaris Publik KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI).

Registrasi melalui https://bit.ly/psak24-101


Pendaftaran webinar ditutup per tanggal 24 Juni 2020. Nantikan informasi webinar kami selanjutnya yang akan diadakan pada tanggal 9 Juli 2020.

152 views0 comments

Updated: Jun 18, 2020


PT Pointera Aktuarial Strategis was founded by actuarial and financial practitioner with commitment on quality and tested experience in the area of life insurance, health insurance, general insurance, pension fund, investment and employee benefit schemes. With the vision to be the most trusted advices, Pointer has been established for more than 10 years by insurance and pension fund practitioner with more than 20 years experience.


Pointer provides end-to-end life insurance consulting covering insurance company establishtment, business planning development, insurance product development, reserve valuation, operational review, appraisal value and merger and acquisition.


In pension fund and employee benefit, Pointer perform actuarial calculation based on PSAK24 / IFRS19, pension fund establishment, Post-Employment Benefit design, DB/DC conversion, Post-Retirement Health Care design and insurance products' vendor selection.


PT Pointera Aktuarial Strategis holds Ministry of finance license since 23 November 2004 based on decree No. KEP-468/KM.5/2004.


KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI and PT Pointera Aktuarial Strategis merge to KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan and has received license number 5.20.0002 based on Ministry of Finance Decree No. 231/KM.1/2020 dated 19 May 2020.

106 views0 comments